Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ulasan Pertandingan Liverpool vs West Ham United

Ulasan Pertandingan Semalam Liverpool vs West Ham United

Liverpool Memenangkan Pertandingan Atas Tim Yang Sulit dan Rumit Untuk Dikalahkan

Liverpool meneruskan trend kemenangan disemua ajang musim ini dengan mengalahkan tim yang sulit dan rumit untuk dikalahkan yaitu West Ham United. Kemenangan krusial dan 3 poin penuh yang didapat bukan saja memelihara peluang untuk menjadi penantang paling serius bagi Manchester City meraih puncak juara EPL musim ini. Selisih 3 poin saat ini dengan masing-masing menyisakan 11 game adalah pentasbihan bahwa City dan Liverpool saat ini menjadi dua kuda balap tersisa yang paling berpeluang juara EPL. 

WHU datang ke Anfield tanpa pemain paling berpengaruh di lini tengah mereka Declane Rice, yang mengalami sakit dan gagal untuk ikut ke Anfield. Namun WHU adalah tim yang memiliki kekuatan padu sejak musim lalu dan menjelma menjadi tim yang paling sulit dikalahkan. Dan mereka menunjukkan kinerja bagus mereka tadi malam di Anfield. Merepotkan dan membuat Liverpool harus mengerahkan semua kemampuan mereka untuk mengalahkan WHU.

Baca juga : Ulusan Pertandingan MU vs Liverpool

Liverpool memulai game ini dengan berusaha menjaga agar bola tetap dalam penguasaan mereka. Liverpool memahami benar bahwa WHU bukan lawan yang mudah. Apalagi di paruh pertama musim ini Liverpool kalah. Dengan meguasai bola selama mungkin maka Liverpool dapat mengontrol WHU. Menekan mereka dan memaksa mereka berbuat kesalahan.

Hal pertama yang terlihat adalah Liverpool berusaha mengeliminir semua kesalahan sekecil apapun. Termasuk upaya Alisson yang selalu berusaha keluar dari tekanan dan provokasi Antonio saat sepak pojok disisi gawangnya. 

Tekanan Liverpool dan permainan cepat yang diperagakan Liverpool membuat beberapa kali Mo. Salah bisa lepas dari kepungan Zouma, Carswell dan Dawson. Perbedaan malam ini dibanding saat main kandang WHU adalah hadirnya Luis Diaz di tubuh Liverpool yang dengan tanpa lelah membuat di semua titik pertahanan WHU dibuat jatuh bangun oleh gerakan dan kecepatan Diaz. Diaz mengalir seperti air bah, bebas memukul dari sudut manapun, ini yang membuat sistem pertahanan WHU sangat bekerja keras di babak pertama ini. Walau masih gagal mencetak gol, namun apa yang telah dilakukan Diaz  bahkan ketika dia bergerak tanpa bola pun, Diaz telah membuat lini pertahanan WHU selalu dalam tekanan yang hebat.

Gol Sadio Mane adalah  hasil keterpaduan organisasi bola serang Liverpool lalu Mane memanfaat peluang sempit dan rumit menjadi gol yang bagus. Gol Mane terasa menjadi penting untuk menunjukkan sekecil apapun peluang wajib menjadi gol mengahadapi lawan yang rumit dan keras seperti WHU ini.

Konate dan Van Dijk di jantung pertahanan Alisson bermain sangat rapi, walau beberapa kali bola lob yang jatuh di area belakang punggung Van Dijk dan Konate sangat berbahaya namun kecepatan dua CB jangkung dan kekar Liverpool ini membuat Antonio dan Fornals sangat sulit menembus areal pertahanan Alisson. Ada satu kali jebakan offside yang gagal namun berhasil digagalkan Trent Alexander Arnold.

Trent Alexander di kanan dan Andrew Robertson di kiri malam ini menyempurnakan bagaimana cara dua full back ini mempragakan kecepatan menyerang  dan kekuatan dalam bertahan. WHU sangat tidak mudah memilih dari titik mana mereka akan masuk ke depan pintu gawang Alisson. Malam  tadi 4 bek sejajar di lini belakang semua tampil istimewa. 

Komentator Peter Drury sampai menggambarkan : " Tak ada satu jalan pun yang bisa ditempuh untuk melewati Trent malam ini ". Sampai peluang gol WHU ke gawang Alisson pun masih sanggup diselamatkan Trent dengan cara yang luar biasa. 

Di babak kedua Liverpool sesungguhnya jauh lebih rapi permainannya. Naby Keita lebih berani menusuk, organisasi permainan yang dipikul oleh Fabinho dan Jordan Hederson pun jauh lebih bagus. Dan permainan Diaz yang di babak pertama saja sudah luar biasa, di babak kedua juga masih konsisten. Diaz adalah lambang cara menekan lawan dengan variasi cara dan kecepatannya. Dia menyerang dengan tempo dan style yang selalu beragam. Bahkan dengan berbagai posisi yang padu. 

Jurgen Klopp menyatakan seusai laga : " Adalah menjadi mudah bagi pelatih manapun jika memiliki pemain sercerdas Diaz. Dia tidak lagi membutuhkan banyak arahan, dia mampu bagaimana caranya bermain bagus dan dari posisi manapun di sudut lapangan"

Ini pujian yang tidak berlebihan. Melawan WHU yang sistem blocking dari lini tengah dan lini belakangnya yang padu dan rapi bukan hal yang mudah untuk ditembus. Bagi Diaz penyempurnaannya tinggal mencetak gol saja.

Striker WHU Antonio yang tinggi kekar, malam tadi bertemu "A watch dog" yang tidak kalah beringas yaitu Ibrahima Konate. Dengan kecepatan dan kegigihan Antonio sebagai 'target man' WHU, maka dapat dikatakan, malam tadi hampir 90 % gerakan Antonio terkunci dan terisolir oleh cara bermain Ibrahima Konate. Lugas dan efisien. 

Mo. Salah secara keseluruhan sulit untuk mencetak gol karena Zouma dan Cresswell sangat disiplin mematikan gerakannya, demikian pula dengan Dawson. 

Sadio Mane, Diaz dan Robertson yang memainkan kombinasi di plank sisi kiri walau belum sepenuhnya dan masih butuh waktu untuk mencapai level kekuatan segi tiga mereka, namun kualitas individual mereka bertiga telah sanggup memadukan betapa kekuatan sisi kiri Liverpool begitu efektif. Sentuhan 'one-two touch' diantara ketiganya sangat baik, sehingga serangan sayap tidak melulu berbentuk crossing tetapi penetrasi 'cutting side' mereka benar-benar bervariasi dan efektif.

Kemenangan dengan hanya satu gol ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan target Liverpool malam tadi. Mengingat lawan yang padu dan bagus di semua lini seperti WHU, maka raihan 3 poin adalah hasil yang layak disyukuri. 

Liverpool memelihara kesempatan untuk terus menekan City. Disisi lain, secara tim juga permainan Liverpool masih konstan untuk berada di level tertinggi walau ada beberapa pemain utama lini tengah masih dilanda cedera. Inilah jalur lurus yang harus dengan konsentrasi serta kekuatan yang terjaga dengan baik untuk terus melaju. Ada 3 kompetisi yang masih terus diperjuangkan Liverpool. Dan Jurgen Klopp beserta jajaran coach terus menerus step by step menjaga keutuhan tim ini. 

Kita tidak perlu seakan harus membebani tim ini dengan 'quadruple'. Itu mimpi yang terlalu ambisius. Konsep berpikir Jurgen Klopp sederhana :

 " Menangkan setiap match, tidak peduli di arena apapun, dan tidak perlu pula memikirkan tim lain"

Begitulah cara berpikir  orang cerdas, sederhana tapi bisa menghidupkan naluri monster di jiwa setiap pemain Liverpool.


Sumber FB : Liverpool and Love  

#KoezArraihan